Resolusi Konflik Pilkades Di Madura

  • Haya Haya Sekolah Tinggi Islam Blambangan Banyuwangi
Keywords: Konflik Pilkades, Madura

Abstract

Abstrak Artikel ini mengkaji tentang keputusan-keputusan yang dihasilkan dari konflik pilkades yang terjadi di Madura. Keputusan yang dimaksud adalah hasil musyawaroh kedua belah pihak yang sedang berseteru. Konflik yang terjadi secara berkepanjangan, perlu dilakukan upaya-upaya untuk menyelesaikannya agar menemukan titiktemu, seperti mempertemukan kedua belah pihak agar saling mengutarakan perasaan yang dialami, setelah itu ditempuh solusi sesuai kesepakatan bersama. Metode penelitian yang digunakan adalah kualititatif dengan pendekatan lapangan. Penelitian ini menemukan hasil sebagai berikut, dalam rangka menuju pada penyelesaian konflik perlu Konflik merupakan benturan kepentingan antara dua pihak atau kelompok yang terjadi dalam Pilkades di Madura. Konflik tersebut dipicu oleh faktor internal dan eksternal. Konflik tidak bisa dihindari, tetapi dikelola menjadi potensi yang positif. Keberhasilan mengelola konflik menjadikan suatu daerah maju. Kegagalan mengelola konflik mengakibatkan ketegangan yang berkepanjangan. Hal terpenting dalam konflik adalah tata cara penyelesaiannya. Kedua, penyelesaian konflik pada kasus Pilkades Madura menjadi model penyelesaian di daerah lainnya. Tahapan penyelesaiannya meliputi tahap dialog dan mediasi. Pada tahap dialog dilakukan dengan mempertemukan kepentingan para pihak yang berkonflik. Dialog diselenggarakan oleh pihak ketiga yang dapat mempertemukan dua kepentingan tersebut. Mediasi dilakukan melalui bimbingan dan prakarsa. Bimbingan dilakukan secara formal dan nonformal. Tindakan prakarsa dilakukan oleh tokoh berpengaruh dengan melibatkan pihak-pihak yang berkepentingan.

Published
2020-09-28
How to Cite
Haya, H. (2020). Resolusi Konflik Pilkades Di Madura. MOMENTUM : Jurnal Sosial Dan Keagamaan, 9(2), 170-194. https://doi.org/10.29062/mmt.v9i2.83
Section
Artikel