Rasionalitas Masyarakat Desa Suwaru Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung dalam Melaksanakan Yasinan Di Masa Pandemi Covid-19

  • Erika Vivian Nurchahyati Universitas Negeri Surabaya
  • Agus Mahfud Fauzi Universitas Negeri Surabaya
Keywords: Rasionalitas,Yasinan,Keagamaan,Pandemi

Abstract

Maraknya virus Covid-19 membuat Indonesia memberlakukan Pembatasan sosial berskala besar atau PSBB. Dalam PSBB ini diberlakukan pembatasan tak terkecuali pada kegiatan keagamaan. Yasinan merupakan salah satu kegiatan keagamaan dimana masyarakat berkumpul di salah satu rumah untuk membaca surat Yasin. Hal ini tentunya bertentangan dengan PSBB yang sedang diberlakukan oleh pemerintah. Tujuan dari artikel ini adalah untuk mengetahui alasan masyarakat melakukan kegiatan yasinan di masa pandemi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan subyek penelitian masyarakat Desa Suwaru. Data dari penelitian ini diperoleh melalui wawancara. Teori yang digunakan adalah konsep rasionalitas Max Weber. Dalam konsep rasionalitas melihat bahwa ada tindakan dari individu yang mempengaruhi individu lain dalam menentukan suatu keputusan. Hasil dari penelitian ini adalah masyarakat tetap melaksanakan yasinan dikarenakan hal tersebut sudah menjadi kebiasaan sehingga sulit untuk dihilangkan. Hal lainnya yang mendasari mereka adalah dengan melakukan yasinan masyarakat percaya bahwa hal tersebut dapat melindungi mereka dari musibah seperti virus Covid-19.

Published
2021-04-26
How to Cite
Nurchahyati, E., & Fauzi, A. (2021). Rasionalitas Masyarakat Desa Suwaru Kecamatan Bandung Kabupaten Tulungagung dalam Melaksanakan Yasinan Di Masa Pandemi Covid-19. MOMENTUM : Jurnal Sosial Dan Keagamaan, 10(1), 29-41. https://doi.org/10.29062/mmt.v10i1.125
Section
Artikel